15 Februari 2010

Anak-anak Fallujah Dilahirkan Cacat Akibat Penggunaan Senjata Kimia Oleh Pendudukan AS

Jaringan televisi Inggris, Sky News mengungkapkan bahwa jumlah anak-anak yang lahir cacat terus bertambah di kota Fallujah, Irak, yang paling banyak dibombardir oleh pasukan pendudukan Amerika. Jaringan televisi itu mengatakan bahwa kekhawatiran tentang tingginya jumlah anak-anak yang lahir cacat dikaitkan dengan pasukan pendudukan Amerika yang menggunakan senjata kimia ketika menginvasi kota Fallujah, Irak pada tahun 2004.


Sky News menambahkan bahwa penyelidikan yang dilakukan lima bulan lalu menunjukkan peningkatan jumlah anak-anak yang lahir cacat di Fallujah. Dan telah disiapkan sebuah file (data-data) tentang keadaan anak-anak yang lahir cacat di kota Irak selama delapan bulan terakhir.

Dikatakan bahwa keadaan cacat pada anak-anak Irak meliputi banyak masalah, termasuk kelainan di perut dan wajah, sehingga menyebabkan banyak di antara mereka yang meninggal sebelum mereka mencapai usia lima tahun.

Stasiun televisi berita Inggris mengatakan bahwa bukti-bukti yang dikumpulkan berdasarkan cerita-cerita masyarakat, di mana mereka yakin bahwa cacatnya anak-anak itu berkaitan dengan serangan bom yang banyak dilakukan oleh pasukan pendudukan Amerika lima tahun lalu di Fallujah, yang merupakan benteng bagi kelompok pejuang bersenjata Sunni.

Televisi itu menambahkan bahwa rakyat Fallujah ingin membuka dan memulai penyelidikan independen seputar kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan senjata berbahan kimia, termasuk fosfor putih oleh pasukan pendudukan Amerika.

Sky News mengutip dari seorang dokter Irak, Ahmed Oraibi, yang mengatakan bahwa jumlah anak-anak yang lahir cacat meningkat secara signifikan selama tahun lalu. Dan banyaknya anak-anak yang lahir cacat sangat mengkhawatirkan rakyat Fallujah jika hal ini tidak ditangani secara serius. (islamicnews.net, 2/9/2009)

0 komentar: